Jeritan Rakyatku (Poetry)

Jeritan Rakyatku

IFV*)

Kisah disebuah tempat pembuangan sampah

aku berjumpa saudaraku senasib seprofesi

aku berjumpa orang-orang berjuang

aku berjumpa orang-orang nista

aku berjumpa orang-orang mengais sampah

hei bung!, seorang tak kukenal menyapaku

siapa kamu dan mengapa kamu kemari

Disini tempat pembuangan

pembuangan sampah

sampah orang-orang kota

orang-orang kota yang kaya raya

kaya uang, kaya harta, kaya mobil, kaya rumah kaya segalanya,

kaya hasil kejahatan

kaya hasil korupsi

kaya hasil dosa hina

Disinilah tempat pembuangan sampah

aku menjawab ya! disini tempat pembuangan sampah

aku hendak mengais sampah untuk sesuap nasi

sesuap nasi untuk menyambung hidupku

aku masih ingin hidup

mereka menerimaku dan mengajakku melihat-lihat disekeliling

lihatlah dibagian kirimu

itu saudaramu yang terluka demi mengais sampah

itu saudaramu yang kurus lapar demi mengais sampah

itu saudaramu yang tuna wicara mengais sampah

itu saudaramu yang buta membersihkan sampah

lihatlah dibagian kananmu

itu saudaramu yang tua renta mengais sampah

itu saudaramu tuna rungu mengais sampah

itu saudaramu yang tuna wisma mengais sampah

itu saudaramu ya itu semu saudaramu

Bogor, Januari 2010

About bintcorplink

best today best tomorrow best forever
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One Response to Jeritan Rakyatku (Poetry)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s